Berita & Informasi

Sustainable Human Resource Management Menjadi Fokus Seminar Internasional FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Internasional bertema “Sustainable Human Resource Management in the Digital Era” pada 17 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Princess G. Cole, MBA, CHRP yang membahas pentingnya integrasi etika, inovasi, dan nilai religius dalam pengelolaan sumber daya manusia yang berkelanjutan di era digital.

Sustainable Human Resource Management Menjadi Fokus Seminar Internasional FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan akademik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Seminar Internasional bertajuk “Sustainable Human Resource Management in the Digital Era: Integrating Ethics, Innovation, and Religious Values”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026 di Auditorium Gedung Siber Lantai 8 ini menghadirkan akademisi, dosen, mahasiswa, serta sivitas akademika yang antusias mengikuti pembahasan mengenai tantangan dan peluang pengelolaan sumber daya manusia di era digital. IMG_7884.JPG

Seminar internasional ini menghadirkan Princess G. Cole, MBA, CHRP sebagai narasumber utama yang memiliki pengalaman di bidang pengembangan sumber daya manusia dan manajemen organisasi. Kegiatan dipandu oleh Dr. Laita Nurjannah, S.Si., M.Si. selaku moderator yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif sehingga peserta dapat memperoleh wawasan yang komprehensif mengenai pentingnya penerapan manajemen sumber daya manusia yang berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk dunia kerja dan pengelolaan sumber daya manusia. Organisasi saat ini dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat, memanfaatkan inovasi teknologi, serta membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga memperhatikan aspek etika, kesejahteraan pekerja, dan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, tema seminar yang diangkat dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pendidikan saat ini.

IMG_7870.JPG

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, M.H., menyampaikan bahwa transformasi digital tidak hanya mengubah cara manusia bekerja, tetapi juga mengubah cara organisasi dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusianya. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan etika.

“Di era digital saat ini, kompetensi teknologi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Namun demikian, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter, etika, dan nilai-nilai religius. Melalui seminar internasional ini, kami berharap mahasiswa dan peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai bagaimana membangun sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan berintegritas dalam menghadapi tantangan global,” ujar Dr. H. Didi Sukardi, M.H.

Beliau juga menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu faktor utama dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi maupun bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara pendidikan, teknologi, inovasi, dan nilai-nilai keagamaan perlu terus diperkuat agar mampu menghasilkan generasi yang adaptif dan memiliki daya saing tinggi.

IMG_7854.JPG

Sementara itu, Wakil Dekan II FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus Ketua Panitia, Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa seminar internasional ini merupakan bagian dari upaya FEBI untuk menghadirkan forum ilmiah yang mampu mempertemukan berbagai perspektif dan pengalaman dari tingkat nasional maupun internasional.

“Kami berharap seminar ini dapat menjadi ruang diskusi yang produktif bagi mahasiswa, dosen, dan peserta lainnya untuk memahami berbagai strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Integrasi antara inovasi, etika, dan nilai religius merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat dan mampu bertahan di tengah dinamika perubahan global,” ungkap Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa dunia kerja masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, kolaborasi, dan integritas yang tinggi. Oleh sebab itu, perguruan tinggi harus terus menghadirkan kegiatan akademik yang dapat memperkaya wawasan dan meningkatkan kompetensi mahasiswa.

IMG_7849.JPG

Dalam sesi pemaparan materi, narasumber menjelaskan berbagai tantangan yang muncul akibat digitalisasi, seperti perubahan pola kerja, otomatisasi, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), hingga kebutuhan peningkatan keterampilan tenaga kerja secara berkelanjutan. Selain itu, transformasi digital telah mengubah pola kerja, sistem organisasi, serta kebutuhan kompetensi tenaga kerja di berbagai sektor. Oleh karena itu, organisasi dituntut untuk mampu mengembangkan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengabaikan aspek etika dan nilai kemanusiaan. Menurutnya, penerapan teknologi digital harus diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, berintegritas, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Selain membahas tantangan digitalisasi, narasumber juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pengembangan talenta, peningkatan keterampilan (upskilling dan reskilling), serta penguatan budaya organisasi yang mendukung pembelajaran berkelanjutan. Di era digital, sumber daya manusia tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang cepat.

Lebih lanjut, Princess G. Cole menegaskan bahwa nilai-nilai religius dan etika memiliki peran penting dalam membangun tata kelola organisasi yang sehat dan berkelanjutan. Integrasi nilai moral dalam pengambilan keputusan diyakini mampu meningkatkan kepercayaan, tanggung jawab, serta kesejahteraan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pembangunan sosial dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

IMG_7918.JPG

Diskusi yang berlangsung selama seminar menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi. Berbagai pertanyaan dan pandangan disampaikan terkait implementasi manajemen sumber daya manusia di era digital, tantangan adaptasi teknologi di lingkungan kerja, serta peran institusi pendidikan dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin kompleks.

Melalui penyelenggaraan seminar internasional ini, FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat memperluas wawasan akademik peserta sekaligus memperkuat budaya ilmiah di lingkungan kampus. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai religius sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan kemajuan bangsa di era digital.

Topik Terkait:
#UINSSC #Pasya #Febi #Seminar
Keterkaitan SDGs:
SDGs 4 - Quality Education SDGs 8 - Decent Work and Economic Growth SDGs 9 - Industry, Innovation and Infrastructure SDGs 16 - Peace and Justice Strong Institutions
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas