Dosen jurusan Pariwisata Syariah Dr. Mohamad Ghozali, S.E.I., M.E.Sy. menjadi narasumber dalam acara webinar daring (online) bertajuk “Beyond Banking yang dilaksanakan oleh HIMPASy FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Buka Wawasan Karier Era Digital, HIMPASY FEBI UIN Siber Cirebon Sukses Gelar Webinar Daring "Beyond Banking" Bersama Dosen Pariwisata Dr. Mohamad Ghozali, S.E.I., M.E.Sy.
Cirebon — Himpunan Mahasiswa Perbankan Syariah (HIMPASY) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah sukses menyelenggarakan webinar nasional bertema “Beyond Banking: Masa Depan Karier Lulusan Perbankan Syariah di Era Digital”. Kegiatan edukatif ini dilaksanakan secara daring (online) melalui ruang temu virtual pada Jumat, 21 Agustus 2026, dan diikuti dengan antusias oleh ratusan mahasiswa dari berbagai tingkatan perkuliahan. Webinar ini diinisiasi untuk meredefinisi prospek karier mahasiswa agar tidak terpaku pada sektor perbankan semata, melainkan mampu menangkap luasnya peluang di seluruh ekosistem keuangan Islam yang kian terintegrasi secara digital.
Webinar daring ini menghadirkan dosen Jurusan Pariwisata Syariah FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus akademisi ekonomi Islam, Dr. Mohamad Ghozali, S.E.I., M.E.Sy., sebagai narasumber tunggal. Dalam paparannya melalui layar virtual, Dr. Mohamad Ghozali menekankan pentingnya pergeseran pola pikir mahasiswa dari jalur tradisional yang linier menuju jalur ekosistem yang dinamis dan berdampak luas. Ia menguraikan empat pilar transformasi industri (4D), yakni Digitalisasi, Datafikasi, Disrupsi, dan Desentralisasi. Menurutnya, lompatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), blockchain, dan platform pembayaran digital bukanlah ancaman, melainkan jembatan diversifikasi karier, seperti analis data keuangan, spesialis produk teknologi finansial (fintech) syariah, konsultan kepatuhan syariah (sharia compliance), analis dampak sosial ZISWAF, hingga pengusaha industri halal (dosenpreneur).
Lebih jauh, Dr. Mohamad Ghozali membedah formula ketahanan profesional masa depan di era otomasi, yaitu perpaduan harmonis antara dimensi Syariah, Digital, Keterampilan Manusiawi (Human Skills), dan Etika. “Syariah memberi arah, teknologi memberi kecepatan, data memberi ketepatan, keterampilan manusia memberi nilai, dan etika memberi batas,” tegasnya di hadapan para peserta webinar online. Ia juga membagikan empat tahapan konkret bagi mahasiswa untuk bertransformasi menjadi praktisi unggul, mulai dari pembentukan fondasi akademik, pemilihan spesialisasi keilmuan, pembangunan portofolio proyek/sertifikasi, hingga perluasan relasi profesional (networking).
Meskipun dilaksanakan secara daring (online), kegiatan tetap berlangsung interaktif dengan ruang diskusi tanya jawab yang membahas strategi adaptasi lulusan menghadapi disrupsi teknologi. Melalui penyelenggaraan webinar daring ini, HIMPASY dan sivitas akademika FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen terus memfasilitasi forum-forum pengayaan kompetensi yang fleksibel dan visioner, guna mencetak lulusan yang siap bersaing dalam lanskap ekonomi digital global.